Siti Ropiah

Guru MA Al Ishlah Cikarang Utara Kab Bekasi Jawa Barat Alumni Uin Jakarta, nomor hp 087888623714 ...

Selengkapnya
Navigasi Web
Madu yang Menginspirasi (Tantangan Hari ke-84)

Madu yang Menginspirasi (Tantangan Hari ke-84)

Madu yang Menginspirasi (Tantangan Hari ke-84)

Oleh: Siti Ropiah

Berawal dari kesukaan terhadap makanan serba madu, membawaku dikenal dengan "sang poligami". Loh, apa hubungannya?

Sungguh tak terpikir olehku, julukan tersebut melekat pada diriku. Jangankan julukan "poligami", terpikir untuk menciptakan bukunya saja, tidak sama sekali. Awalnya aku hanya pencinta masakan serba madu. Seperti ayam bakar madu, udang bakar madu, cumi bakar madu dan nanas madu.

Kreasi masakan serba madu ini banyak ditawarkan penjaja makanan untuk menarik pecinta kuliner. Benar saja, ternyata kuliner serba madu banyak dicari pecinta kuliner. Mungkin selain menambah nikmat sebuah masakan, madu pun makanan kesehatan untuk tubuh.

Iseng-iseng dalam pikiranku, bila masakan saja ditambah madu, makin tambah nikmatnya, bagaimana bila kata madu ditambah awalan "di", apakah senikmat rasa madu?

Iseng-iseng ini membawa pada pemikiranku tentang "dimadu". Aku perempuan, tentu paham rasa perempuan bila dimadu. Sakit, pasti. Tak ada satu pun perempuan di dunia ini yang mau berbagi kasih suaminya dengan perempuan lain. Jangankan suami, baru berteman saja, sudah sering terbakar cemburu.

Lalu, kenapa aku nekat menulis tentang poligami. Rasa yang kumiliki sama dengan rasa perempuan pada umumnya. Namun pemikiran yang kumiliki yang mungkin berbeda dengan perempuan pada umumnya. Hal itu terjadi karena menurutku poligami merupakan suatu hal yang terdapat dalam Al Qur'an. QS An Nisa ayat 3 menjelaskan dengan sangat jelas terkait poligami, dengan aturan dan pembatasannya.

Keyakinanku pada firman Allah yang kemudian membuatku melakukan pengkajian tentang hal itu. Di satu sisi rasaku sebagai seorang perempuan yang tentu menolak poligami, namun di sisi lain, Allah Tuhanku mengatur tentang poligami. Hal itu membuktikan bahwa poligami dapat terjadi dalam kehidupan ini.

Pengkajianku tentang poligami tertuang dalam buku Indahnya Poligami. Karenanya ketika mendengar kata poligami jangan langsung meradang (bagi perempuan), dan jangan pula terbang (laki-laki).

Buku Indahnya Poligami tercipta, karena aku ingin memadukan antara rasa dan pikir. Rasaku sebagai seorang perempuan dan ayat Allah yang memang mengatur hal tersebut. Judul buku dimulai kata "Indahnya", bukan tanpa sebab itu kugunakan. Hal itu kupilih, karena aku meyakini sepenuh hati bahwa apa yang Allah atur untuk makhluk-Nya hanya untuk kebaikan sang makhluk. Karenanya hal tersebut akan membawa pada keindahan.

Sejatinya Memahami Aturan Allah, Ciptakan Kebaikan dan Keindahan

Salam Perindu Literasi

"Gurfati Jannati. Cikarang, 4 April 2020. Pukul 15.25 WIB.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

search

New Post