Siti Ropiah

Guru MA Al Ishlah Cikarang Utara Kab Bekasi Jawa Barat Alumni Uin Jakarta, nomor hp 087888623714 ...

Selengkapnya
Navigasi Web
Corona Bikin Cadar Tak Memudar (Tantangan Hari ke-77)

Corona Bikin Cadar Tak Memudar (Tantangan Hari ke-77)

Corona Bikin Cadar Tak Memudar (Tantangan Hari ke-77)

Oleh Siti Ropiah

Wabah Corona semakin hari semakin menyebar. Masyarakat yang terpapar pun semakin bertambah. Zona merah pun diterapkan untuk wilayah yang sudah banyak orang yang terpapar.

Upaya pemerintah untuk mencegahnya terus dilakukan. Dari karantina, isolasi, social distancing, dan lockdown. Upaya lain yang dilakukan pemerintah anjuran menjaga kesehatan dan menggunakan masker. Masker salah satu alat mencegah tertularnya Virus Covid-19. Sontak masker menjadi sesuatu yang diburu banyak orang. Hal ini menyebabkan masker menjadi sesuatu yang langka ditemui. Kemudian berujung dengan harga yang tinggi.

Terkait hal tersebut di atas, cadar merupakan salah satu solusi pengganti masker yang hilang dari peredaran dan harga yang menjulang tinggi. Sebelumnya nasib cadar kurang beruntung. Bahkan sempat menjadi sesuatu yang dilarang dipakai di salah satu kampus negeri di Jawa. Lebih miris lagi, cadar ternodai oleh segelintir orang untuk lakukan kejahatan.

Namun semakin hari keberadaan cadar mulai tidak dipersoalkan. Banyak orang sudah tidak kaget lagi ketika bertemu dengan wanita bercadar di tempat-tempat umum. Masyarakat tidak lagi merasa terusik dengan kehadiran orang bercadar.

Ketika kondisi seperti ini, orang bercadar justru dipandang sebagai orang yang taat anjuran pemelajaran, untuk menghindari terpapar Virus Covid-19. Bahkan terdapat orang yang awalnya tidak bercadar, kemudian memakai cadar keluar rumah dengan tujuan agar tidak terpapar virus mematikan tersebut. Kondisi ini membuat cadar yang tidak memudar.

Sejatinya Cadar Penutup Aurat sekaligus Pencegah Virus

Salam Perindu Literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

search

New Post