Siti Ropiah

Guru MA Al Ishlah Cikarang Utara Kab Bekasi Jawa Barat Alumni Uin Jakarta, nomor hp 087888623714 ...

Selengkapnya
Suami Tergoda Poligami (Bag. Ke-3)

Suami Tergoda Poligami (Bag. Ke-3)

Hari terus berlalu. Suami tetap pada pendiriannya untuk berpoligami. Aku diam seribu bahasa, hanya demi anak anakku tercinta. Aku pasrah sudah. Mungkin ini sudah takdirku menjadi isteri yang dipoligami. Bagiku yang terpenting anak anakku tetap punya ayah dan terus dapat sekolah, tak peduli betapapun sakitnya hati ini.

Malam itu suami pulang agak lebih malam dari biasanya. Karena ia baru saja selesai seminar di kampusnya. Ketika itu ia membawa sebuah buku berwarna hijau. Kemudian ia duduk dan langsung membaca buku tersebut. Aku tak begitu memedulikannya. Karena aku sibuk menata hati yang terluka ini. Namun belum selesai ia membaca, hp-nya berdering. Ia pun meletakkan buku yang dibacanya di meja. Sejurus kemudian ia mendapat kabar bahwa ia harus ke kantor karena ada hal penting. Suami pun pamit untuk itu dengan tergesa-gesa, hingga ia lupa dengan buku yang dibacanya.

Setelah suami pergi, aku penasaran tentang buku yang dibaca suami. Dadaku berdebar kencang dan tak terkendali, napasku terasa sesak, manakala kutahu buku yang dibaca suami, yaitu buku berjudul Indahnya Poligami dalam Islam (ketika Islam Dipahami secara Komprehesif). Kulihat pengarangnya seorang wanita yaitu Siti Ropiah.

Dengan degup jantung berpacu cepat, aku mengumpat dalam hati, kok ada yah wanita yang pro dengan poligami. Pake menyatakan poligami itu indah lagi". Buku ini membuat aku benci dan ingin membakarnya. Tapi tak mungkin itu kulakukan.

Akhirnya aku hanya bisa pasrah dengan kondisi ini dan kucoba untuk menerima apapun yang menjadi keputusan suami.

Satu minggu setelah suami membaca buku yang amat kubenci itu, suami mengajak aku dan anak-anak ke tempat kuliner favorit kami yaitu es durian. Sebenarnya aku malas, namun aku tak mau bila kondisi tak baik ini sampai tercium oleh ketiga anakku. Setelah sampai di tempat yang dituju, segera kami pun memesan es durian. Anak-anak pun dengan lahap menyantapnya. Kemudian mereka pun bermain di taman dekat kedai es durian tersebut.

Tiba-tiba suami mengungkapkan kalimat yang membuat aku tak percaya dibuatnya. " Ma, maafkan papa yah, bila selama beberapa hari ini telah membuat mama tak bisa tidur. Telah membuat hati mama sakit, karena keinginan untuk poligami. Sekarang papa nyatakan, papa tak jadi poligami ma". Ucapan yang tak kusangka, ini sungguh membuat hatiku sejuk bagai tanah kering yang tertimpa air. Alhamdulillah, ya Allah Engkau mendengar yang kupanjatkan di setiap sujudku.

Mungkinkah ini akibat suami membaca buku berwarna hijau yang sempat membuat aku membencinya setengah mati. Tapi memang perubahan terjadi setelah suami membaca buku tersebut. Aku tak tahu kekuatan apa yang ada dalam buku tersebut. Bagiku yang terpenting suami kembali padaku dan tak ada orang ketiga dalam kehidupan rumah tangga kami.

Sejatinya Keindahan Poligami bila Memiliki Buku Indahnya Poligami

Salam Perindu Literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Alhamdulillah, si Hijau sukses meluluhkan niat si papah dan membuat si mamah tersenyum. Dahsyat, penulis mampu membuat pembaca tarik ulur rasa dalam drama poligami antara takut, geregetan, sebel, panik, wah campur aduk. Jempol buat kembaranku Barakallah fiik

13 May
Balas

Terima kasih kembaranku selalu memotivasi dan barakallahu fiik

13 May

Nyata dan kini jadi sebuah edukasi "ok Bun!

13 May
Balas

Terima kasih atas kunjungannya Pak dan barakallahu fiik

13 May

wak..kak...kak..ternyata. Good job, Bun!

13 May
Balas

Hehehe. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

13 May

Masyaallah....luar biasa. Dimana sang Papa ketemu buku Indahnya Poligami ? Alhamdulillah, si Mama yang awal mulanya membenci buku hijau tersebut, menjadi sangat bahagia. Pastilah buku itu luar biasa sehingg membuat papa berubah niatnya. Buku luar biasa yang ditulis oleh penulis luar biasa pula. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Deqquuu.

13 May
Balas

Alhamdulillah Kakak sambangi aku. Buku itu luar biasa bagi penulisnya Kak, karena dibuat dengan segala rasa walau tak merasakannya. Teruntai doa untuk Kakakku tercinta agar tercurah rahmat Allah untuk kesehatan

13 May

Alhamdulillah, akhir yang bahagia bagi si mama..... jadi penasaran dengan isi si hijau yang selalu jadi cover tulisan Mas Eko... hehehe. Barakallah Bunda Vivi

13 May
Balas

Ayo Bund, bacanya bukunya agar tak penasaran lahi, hehehe. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

13 May

Subhanallah .. Masya Allah .. Bu Vivi Kerreeeennn .. Dah mampu mengacak-acak hati pembaca. Si hijau bener-bener deh .. Barokallahu Fiik ..

13 May
Balas

Belajar banyak dari Bu Lina. Terima kasih apresiasi dan kunjungannya say. Barakallahu fiik

13 May

Siapa yang membacanya bertambah ilmunya. Walaupun belum bisa diamalkannya. Barakallah Ibu Siti Sehat selalu.

13 May
Balas

Terima kasih apresia dan kunjungannya Abah. Teruntai doa untuk Abah semoga rahmat Allah terlimpah untuk kesehatan dan barakallahu fiik

13 May

MasyaAllah... Ada kekuatan Magic dibalik si hijau. buku karangan sahabatku.. Indahnya buku itu, seindah kebahagiaan pelaku cerita, yang tak jadi di Poligami.. Barakallahu bu Vivi sang DR Poligami.. Ups.. Ini kisah nyata ya chantiik.. Dikemas apik,bermakna, menghanyutkan si pembacanya.. Salam sayang buat si chantiik

13 May
Balas

Bunda sejukku ini selalu mengapreasi, khususnya untukku. Terima kasih banyak untuk, apresiasi, doa dan motivasinya serta kunjungannya dan barakallahu fiik

13 May

Bu Vivi emang top pake banget

13 May
Balas

Terima kasih apresiasi dan kunjungannya. Barakallahu fiik

13 May

Subhanallah ..akhirnya lega.. si papah ga jadi poligami. ... Sukses bunda Pipik. Barakallah...

13 May
Balas

Alhamdulillah, bila bikin lega. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

13 May

Mantap ,,,bun tidak mudah berpoligami bila memandang dari syariat islam secara menyeluruh.

13 May
Balas

Semua terangkai dalam buku tersebut. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

13 May

Subhanallah jika dengan membaca buku tentang indahnya poligami, lalu mengapa sang suami tidak jadi untuk berpoligami? Jadi ingin penasaran isi buku itu bunda, sukses dan sehat selalu bunda barakallah fiik

13 May
Balas

Silakan baca saja bukunya, Anda akan menemukan jawabannya. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

13 May

Subhanallah, sampe deeeeg dikira bakalan poligami trnyata sudah ada jawabanya di bawah, akan kah ada Bag-ke4? Sepertiny iya atau tidak tapi sudah trjawab bahwa beliau tidak jadi brpoligami, kmungkinan klw ada d bag ke -4 lebih penasaran lagi hihii #subhanallah

13 May
Balas

Ada, bagian keempat baca bukunya, terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

13 May

subhannallah bukubindahnya poligami memamg asik,,dri bab 1 smpai bagian yg ketiga ini semakin mantap #Alhamdulilah

13 May
Balas

Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

13 May

Alhamdulillah gk jadi poligami

18 May
Balas

Poligami adalah solusi dari Allah sayang sekali belum punya buku nya jadi pengen baca juga hhe #subhanallah

16 May
Balas

Poligami sedari dulu memang hangat untuk dibicarakan. Sebagian kalangan menolaknya secara mutlak. Sebagian lagi membebaskan lelaki untuk mneikahi bahkan hingga beratus ratus wanita. Sampai sampai para raja di masa silam membangun istana khusus untuk para selirnya. Islam selalu menunjukan jalan tengah, jalan yang melegakan dan tidak jarang membingungkan, di awal, tercerahkan pada akhirnya. tebakanku, jalan tengah itu yang ditawarkan oleh Ibu Siti Ropiah dalam bukunya. Tapi itu hanya tebakanku, penasaran dengan tulisan bagian keempat.. Hehe Subhanallah

13 May
Balas

Bagian keempat, baca bukunya, hehehe. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

13 May

Subhanallah buku indahnya poligami yang di benci mama, ternyata telah menyadarkan si papa.

13 May
Balas

Hehehe, terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

13 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali