Siti Ropiah

Guru MA Al Ishlah Cikarang Utara Kab Bekasi Jawa Barat Alumni Uin Jakarta, nomor hp 087888623714 ...

Selengkapnya
Suami Tergoda Poligami (Bag. Ke-2)

Suami Tergoda Poligami (Bag. Ke-2)

Malam berikutnya, lagi lagi hp suami tergeletak di kasur, ketika aku ingin rebahan, karena lelah yang mendera. Kuambil hp itu sambil berdiri di dekat kasur. Segera kubuka dan kucari info di dalamnya. Benar saja kutemui ada perbincangan suami dengan temannya yang kemarin. Kali ini bagai disamber petir kurasakan.

Bagaimana tidak, suami menyatakan bahwa ia akan berpoligami. Yah Allah, rasanya dunia ini hancur. Kepalaku tiba tiba berputar putar.

Lututku lemas dan tak sanggup aku berdiri. Hingga aku terduduk lemas di kasur. Astagfirullah, keluar ucapan itu dari bibirku. Pandanganku gelap. Dada sesak sekali. Ya Allah cobaan apa yang Kau timpakan padaku, sehingga aku mengalami hal seperti ini, ratapku dalam hati. Tak terasa, buliran air membasahi pipi. Aku sudah tak kuat menahan pedihnya hati ini.

Dengan kondisi terpuruk aku lanjutkan membaca perbincangan di wa tersebut. " loh bagaimana dengan isterimu", tanya temannya. "Khan dalam Islam tidak ada harus izin isteri. Yang penting kita bisa memenuhi apa yang tertera dalam QS an Nisa ayat 3. Lagian aku pun memiliki kecukupan harta untuk dapat melakukan poligami". Itu jawaban suamiku. Ya Allah, hatiku makin sakit. Bagai disayat sayat. Sakitnya begitu menusuk.

Tiba tiba, suami masuk ke kamar. Saat itu aku sedang berbaring dan membenamkan wajahku ke bantal. Isak tangisku terdengar oleh suami. Suami segera menghampiriku dan dengan perlahan ia bertanya. " Ma ada apa"?. Aku bukannya menjawab, malah makin keras isakan tangisku.

Akhirnya dengan kekuatan yang tertinggal aku beranikan diri bersuara."Papa tega yah, sudah sekian tahun kita berumah tangga, tapi sekarang papa mau menikah lagi", sambil tetap aku berbaring.

Mendengar itu, suamiku berkata "Ma, mama percaya khan dengan apa yang terdapat dalam al qur'an?", tanya suamiku. Pertanyaan itu tak kujawab. Ia melanjutkan omongannya. "Salah satu yang terdapat dalam al qu'an adalah tentang poligami. Papa ingin poligami bukan sembarangan. Papa lakukan ini karena papa memenuhi syarat yang Allah tetapkan. Insya Allah papa dapat berlaku adil. Insya Allah, sayang papa tetap kepada mama dan anak anak".Aku tak menjawab dan tak ingin menjawab apapun.

Karena ku tahu hal itu akan sia-sia. Aku memang wanita yang lemah. Tak dapat berbuat apa-apa. Aku tak mampu meminta pada suami untuk gagalkan keinginannya, karena memang hal itu telah diatur dalam al qur'an dan aku tak berani menolak hal itu. Aku pun tak berani meminta cerai pada suami, karena aku tak bekerja sementara ketiga anakku masih sangat membutuhkan kasih sayang dan finansial. Bila bercerai bagaimana aku bisa memenuhi kebutuhan ketiga anakku.

Malam itu nyaris aku tak dapat pejamkan mata. Pikiranku buntu rasanya. Jiwaku benar benar hampa. Namun aku coba untuk bertahan dalam kondisi sakit.

Salam Perindu Literasi Sdh

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

SUKSES. Sukses karena berhasil memberi rasa pada pembaca, bahkan dibawa larut dalam suasana hati yang terluka dan dihadapkan pada dua pilihan yang sulit. Ditunggu kelanjutannya

12 May
Balas

Terima kasih, kembaranku selalu mengapreasi dan terima kasih atas kunjungan dan barakallahu fiik

12 May

Wah, banjir komentar nih. Sukses Bun, kalo nurut saya laki-laki selama poligami itu seperti yang Rasullullah lakukan, it's okay. Tapi kalo Qur' an hanya dijadikan ",alat", NO. Thanks Bun, nunggu episode yang lain.

12 May
Balas

Hehehe.... Semoga cerita itu hanya ada di gurusiana saja. Tidak nyata dalam kehidupan sehari-hari...

12 May
Balas

Suami mulai menggunakan ayat Allah untuk laksanakan keinginannya. Tak ada yang bisa menyangkal ayat mulia itu. Namun, poligami yang dilakukan Rasulullah SAW tidak menyakiti istrinya. Meski tak perlu izin istri, tidakkah sebaiknya kesiapan istri dipertanyakan? Dibanding bagian pertama kemarin, bagian kedua ini semakin mengaduk perasaan. Ditunggu kisah selanjutnya, Deqquuu. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Deq.

12 May
Balas

Alhamdulillah, Kakak menyambangi aku. Seharusnya demikian yah Kak. Teruntai doa untuk Kakakku tercinta agar tercurah rahmat Allah semoga Kakak selalu diberi kesehatan dan barakallahu fiik

12 May

Makin seruuu, kerasa nyesek di dada....Ditunggu lanjutannya bunda Vivi.... Barakallah

12 May
Balas

Akhirnya yang ditunggu datang juga. Kereen bu. Menurut saya tidak ada seorang wanita pun yang mau dipoligami. Dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan tingkat dewa itu bu.

12 May
Balas

Ditunggu kelanjuatn ceritanya lagi bun.

12 May

Benar Bu, tp nyatanya terjadi juga yah, terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

12 May

Mantap. Mulai seru nih bagian kedua. Barokalloh

12 May
Balas

Begitukah Bu, terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

12 May

Ceritanya menyentuh hati tiap wanita. Tapi menurutku sebagai seorang suami yang beriman, tidak seperti itu bersikap ketika akan Poligami. Menurutku juga, istri juga tidak harus ingin tahu dengan hp suami tanpa seijinnya. So, sukses dan barokallah bu Vivi, ceritanya mampu mengaduk rasa di hati

12 May
Balas

Situasi yang tidak seharusnya namun terjadi. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

12 May

Cerita yg sangat menyentuh Bu Vivi.. Hal itu yg dialami Ibu sy..

12 May
Balas

Ibunya Bu Kartini oramg yang sabar. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

12 May

Ya Allah.... makin tertusuk hatiku bunda.... apaah harus selalu seperti itu? setelah sekian lama hidup bersama, panas dan perih dirasakan bersama... kini saatnya sukses dan harta melimpah lalu mencari tempat berbagi...

12 May
Balas

Begitulah kehidupan rumah tangga, terkadang terjadi yang seperti itu. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

12 May

Bagian kedua ini sangat mengaduk prasaan,jangan sampai hal ini terjadi kepada keluarga kita..

12 May
Balas

Salah satu tujuan berpoligami yang dilakukan rasul ialah untuk memperluas dakwahnya,,,,mungkin kah kita(laki2),melakukan poligami seperti apa yang telah Rasul lakukan.

13 May
Balas

Ya Allah.. Tersayat hati ini.. Membaca cerpen bunda sprti merasakan sakit hati yg diderita istri trsebut.. Smoga istri tersebut diberikan kesabaran dan kekuatan hati dlm menjalani hidup.Barakallah bunda

12 May
Balas

Tersayat, tapi jangan sampai berdarah darah, hehehe. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

12 May

Adduuuuh farrraaaahh

12 May
Balas

Adduuuuh farrraaaahh , subhanallah ibu bikin ikut rasanya ingin saya sledinggg saja, tapi kembali lagi pada hakikat ya yang memang betul ada dalam al Qur'an ktentuannya, dan ktika ada poligami didalamnya jika masih bisa mmprtahankan kutuhan rumah tangganya walau ada poligamipun di dalamnya smuah mampu brtahan baik baik saja, karna Iman #subhanallah

12 May
Balas

Terharu juga sama kata kata yang di gambarnya bu, Menyayangimu dengan sepenuh hati apakah harus sesakit ini???,, aaaaaaaarrrhh #subhanallah

12 May
Balas

makin seru ajh bagian artikel yg kedua ini,,terkhusus untuk lelaki dan pasti wanita pada saat ini merasakan rasa sedih yang mendalam jika di madu #Alhamdulilah...

12 May
Balas

Suami isteri telah ungkapkan rasa masing masing. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

12 May

Ya Allah jangan engkau tempatkan hamba di posisi itu. Aminn

18 May
Balas

Pembahasan poligami memang asyik mungkin seorang perempuan mana pun tak mau di poligami #subhanallah

16 May
Balas

Bila semua upaya telah dikerahkan, maka langkah terakhir adalah tawakal terhadap Takdir Ilahi, semoga semua berakhir dg kebaikan bersama.

12 May
Balas

12 May
Balas

Terima kasih sudah perkenalkan diri dan barakallahu fiik

12 May

Subhanallah... Ikut gemeter... Membayangkan aku di posisi itu. Aku belum sanggup ya Allah...

12 May
Balas

Tak pernah ada wanita yang sanggup, namun terjadi dan teejalani Bund. Terima kasih sudah mampir dan barakallahu fiik

12 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali