Siti Ropiah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
MAQAM DALAM MENULIS

MAQAM DALAM MENULIS

Berbicara tentang maqam, mungkin terpikir kuburan. Iiih. Seram yah. Karena istilah maqam memang juga dipakai untuk arti kuburan. Namun biasanya kalimat yang digunakan adalah "makam" bukan maqam.

Dalam hal menulis ternyata terdapat maqam atau tingkatan atau kelas. Sebagaimana yang diungkapkan oleh M. Koiri. Menurutnya maqam atau tingkatan menulis terdiri dari empat tingkatan, yaitu:

Pertama maqam syariat. Maqam ini untuk penulis pemula. Menulis hanya menyandarkan kaedah kebahasaan, belum muncul rasa dan warna. Kedua, maqam thariqat. Pada tahap ini, dalam tulisan sudah muncul rasa. Ketiga, maqam hakikat, dengan ciri tulisan sudah enak dibaca atau dinikmati orang lain. Pada tahap ini sudah muncul rasa dengan ciri khas tersendiri. Walau tak ditulis namanya, orang sudah paham dari model tulisannya. Maqam keempat adalah ma'rifat. Pada tahap ini sudah muncul rasa dan warna, hingga tulisan sudah nikmat, renyah dan gurih, dan menjadi bagian dari kehidupan penulisnya.

Berdasarkan empat macam maqam tersebut di atas, sepertinya aku berada pada tingkat pertama, sesuai juga sih dengan basic pendidikanku yaitu syariah, hehehe, semoga bisa naik pada tingkat kedua, kalau bisa sudah punya ciri khas sendiri, amiiiin. Untuk teman teman gurusianer, silahkan pilih sendiri maqamnya.

Sejatinya maqam menulis dapat diraih dengan berlatih menulis tiada henti

Salam Perindu Literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Maqam ku dimana ni deqquuu...? Jazakumullah khoiron katsiro, bertambah ilmu awaq jadinya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah. Makin cetarrrr aja ni. Lanjuuuttttt.

11 Oct
Balas

Kakak maqamnya sdh yg terakhir. Smoga Allah limpahkan kesehatan utkmu. Barakallah

12 Oct

Waduh... kayaknya saya baru yang ke satu nih.....

11 Oct
Balas

Bu Rini sudah yang kedua bu. Terima kasih sdh sempatkan mampir. Barakallah

11 Oct

Sudut yang pas, buk.inspiratif. kayaknya sang Nabi kita yg sampai ke maqam tiga dan empat

11 Oct
Balas

Ya pak ayo kita raih sampai maqam terakhir. Terima kasih sdh sempatkan mampir. Barakallah

11 Oct

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali