Siti Ropiah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
MALIOBORO TAK DAPAT KUNIKMATI

MALIOBORO TAK DAPAT KUNIKMATI

Setelah kurasa perutku tidak berguncang lagi, akupun memulai aktivitas hari itu dengan shalat dhuha, agar dapat perlindungan rizki dari Allah. Sekitar tiga puluh menit, aku menyungkur, tepat jam 09.30 aku segera keluar mushalla.

Sebelum keluar area stasiun, aku menemui sekuriti untuk dapat dipanggilkan pengemudi becak. Bukan tanpa sebab aku memilih becak untuk keliling Yogyakarta . Pertama, becak itu santai. Karena memang aku sedang nyantai, menunggu check in hotel pukul 14.00. Cukup lama bukan. Kesempatan ini aku manfaatkan untuk keliling Yogyakarta.

Kedua, dengan becak aku dapat memandang indahnya Yogyakarta tanpa terburu buru. Bila di bandingksn transfortasi jaman now(on line), lebih nyaman becak. Aku duduk santai sembari melihat pemandangan kota gudeg dengan bertemankan semilir angin.

Pertama yang aku sambangi tentu kuliner. Kebetulan belum ada yang masuk dalam perutku sejak sampai di stasiun. Diantarlah aku ke kawasan kuliner gudeg. Pengemudi becak dengan sopannya menawari aku. "bu silahkan ibu pilih kedai gudeg yang mana"?. Dengan senyum ramahnya ia tawarkan beberaps pilihan. "terserah bapak saja, saya ikut saja pak" itu jawabanku. Akhirnya aku diturunkan di salah satu kedai gudeg yang tertata rapih sepanjang jalan. Sebelum aku masuk ke kedai itu, aku ajak si bapak untuk makan bersama. Namum ia menolak tetap dengan ramahnya. "saya sudah sarapan bu" itu katanya lembut.

Akupun masuk dan memesan nasi gudeg, ayam, ampela dan jus jeruk hangat. Aku segera santap makanan tersebut. Namun baru sekitar tiga suap("aku makan dengan tiga jariku), ternyata perutku tak dapat diajak kompromi. Bahkan rasa mual menyerang. Mungkin karena tidak pedas, batinku. Akhirnya akupun tidak dapat menghabiskan makanan yang sejak awal aku dambakan.

Sekitat 45 menit aku di kedai gudeg tersebut, aku segera berbecak ria kembali menyusuri jalan. Kali ini ditawarkan membeli camilan khas Yogya, apalagi kalau bukan bakpia pathok. Aku sempat memantau pembuatan bakpia tersebut, karena dibuat di toko dengan ruang terbuka, hingga siapapun dalam melihatnya. Setelah aku tanya, masa daluwarsa bakpia yang hanya bertahan 5 hari, maka aku putuskan untuk memesan saja. Karena hari ini baru hari pertama, bila aku membelinya sekarang, maka bakpia tersebut akan tidak enak dimakan. Setelah memesan dan membayar sejumlah uang sebagai tanda jadi, akupun segera berlalu dengan becak yang setia mengantar. Kali ini aku dibawa ke toko kaos. Kupikir aku beli beberapa kaos khas Yogya untuk oleh oleh. Krmudian aku dibawa menyusuri jalan menuju malioboro. Namun karena hari masih pagi, sekitar jam 10.30, malioboro belum menampakan pesonanya. Karena malioboro akan terlihat indah ketika disambangi pada malam hari.

Badanku terasa meriang, mataku berat dan kepalaku pusing. Aku minta si bapak membawaku ke hotel. Perjalanan menuju hotel lumayan jauh dan berbelok belok. Sementara perutku mulai berontak kembali, mataku antara kantuk yang menyerang dengan lemah karena kurangnya cairan, membuat aku hanya duduk terkulai lemah, tanpa mampu membuka mata.

Setelah sekitar 45 menit sampailah di hotel New Syafira. Alhamdulillah, ucapku senang, karena kepalaku sudah senut senut rasanya. Namun saat itu waktu baru menunjukkan pukul 12.00 WIB, sementara check in hotel baru dimulai pukul 14.00. Owala... aku harus menunggu dua jam dengan kondisi badan lemah. Tapi setidaknya udara di hotel lebih sejuk, dan aku dapat duduk dengan nyaman di loby hotel.

Awalnya Kupikir, aku datang lebih awal dengan tujuan keliling Yogya. Bila rentang waktu 6 jam, akan sebentar sekali berlalu, namun tak disangka, perutku tak dapat diajak kompromi.

Alhamdulillah aku punya gurusiana, hingga aku bisa curahkan rasaku saat ini padanya.

SEJATINYA TAK MENIKMATI MALIOBORO, TEROBATI DENGAN GURUSIANA

Salam Perindu Literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Masihkah di jogja bun? Brp hr?

07 Nov
Balas

Masih pak sampai jumat

07 Nov

Jaga kesehatan deq. Kalau masalah lambung gitu, sebaiknya urusan makan harus diperhatikan betul-betul baik makanannya ataupun waktu makannya. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, deq.

07 Nov
Balas

Baik kak, terimakasih sdh menyempatkan mampir dan barakallah

07 Nov

Berarti Bunda Pipi sendirian kah.. Kalau diriku ikut sudah tak keroki dari tadi hi..hi...Cepat sehat saudariku..

07 Nov
Balas

Betul saudariku, aku sendiri, dikerokin sakit saudariku. Terima kasih sdh sempatkan mampir dan barakallah

07 Nov

Jaga kesehatan bu, mungkin karena 10 sendok itu yg membuat tdk nyaman.Segera sehat ya, bu.

07 Nov
Balas

Siap bund, begitukah, sambel tak tahan utk tak tergoda, hehehe. Terima kasih sdh sempatkan mampir dan barakallah

07 Nov

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali