Siti Ropiah

Guru MA Al Ishlah Cikarang Utara Kab Bekasi Jawa Barat Alumni Uin Jakarta, nomor hp 087888623714 ...

Selengkapnya
Catatan Kecil USBN

Catatan Kecil USBN

Ketika Bu Nurul sedang asyik duduk di teras sekolah, tetiba seorang proktor menghampirinya. "Bu, mohon diurus satu anak yang masalah nih", pintanya pada Bu Nurul. "Loh, memang apa yang dikerjakan anak itu, pak?", tanya Bu Nurul. "Ia main catur saat ujian, bu". Jawabnya. "siap pak, suruh anak itu menghadap saya", pinta Bu Nurul.

SMK tempat Bu Nurul mengajar, USBN dilakukan dengan menggunakan dua sarana, yaitu sebagian siswa menggunakan hp dan sebagian lainnya menggunakan komputer. Karena komputer yang dimiliki tidak sebanding dengan jumlah siswa.

Tak lama kemudian, seorang siswa berbadan kurus menghampiri Bu Nurul. "Masuk tong", ujar Bu Nurul, yang sudah menunggunya. "Duduk, ceritakan apa yang terjadi", pinta Bu Nurul. "Ia bu, saya main catur", ujarnya dengan cengar cengir. "Waduh, sudah salah masih bisa cengar cengir nih anak", batin Bu Nurul. (tong, itu panggilan kesayangan bagi anak laki-laki di Cikarang Bekasi)

"Salah gak, lakukan itu", tanya Bu Nurul. "Salah, bu", jawabnya sambil tetap cengengesan. "Kenapa kamu lakukan itu", kejar Bu Nurul. "Bosan bu", jawabnya singkat. "Kamu tahu, kalau kamu sedang ujian?", tanya Bu Nurul dengan tatapan tajam.

Anak itu mulai terlihat grogi dan menunduk, rasa salah sudah menghinggapi dirinya. "Maafin saya bu, gak lagi bu", itu ucapnya lirih.

Bu Nurul tidak begitu saja mempercayainya. "Ini ujian tong, bila kamu main-main dalam ujian, terus Allah juga mainkan kamu gak lulus, gimana?!". Tambah lagi kamu membuat pengawas marah, terus bila kamu tidak boleh melanjutkan ujian, apa kamu bisa lulus?", ungkap Bu Nurul dengan suara tegas. Akhirnya beberapa kali anak itu meminta maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi, Bu Nurul memaafkannya dan memerintahkan anak tersebut meneruskan ujian jam kedua.

Fenomena ini terjadi, karena waktu ujian yang disediakan selama dua jam, tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh siswa. Khususnya siswa yang tidak memiliki kemampuan untuk menjawab soal. Hingga membuat mereka menjawab asal asalan dan hal itu tidak membutuhkan waktu lama. Karenanya waktu yang tersisa digunakan untuk mencari hiburan. Owalah, siswa zaman now.

Kondisi ini ternyata pernah terjadi di SMP tempat Bu Nurul mengajar di siang hari. (Bu Nurul, tak tahu, karena tidak pernah menjadi pengawas, karena gaptek, hehehe). Hal ini terungkap, saat Bu Nurul ngobrol dengan guru dan kepala sekolah, di waktu istirahat. Akhirnya, kepala sekolah memerintahkan Bu Nurul untuk memberikan arahan sebelum simulasi terakhir di SMP pada tanggal 18 Maret nanti. "Waduh, ada tugas tambahan nih", batin Bu Nurul. Tapi Bu Nurul, selalu bersedia untuk para siswanya.

Kejadian di atas dapat dijadikan pembelajaran, agar para pengawas lebih memantau jalannya ujian, agar tidak ada "ruang" untuk siswa melakukan hal itu. Bila pemantauan tercurah dengan baik, insya Allah siswa akan melakukan sesuai aturan.

Sejatinya Tak Boleh Luput Perhatian untuk Siswa

Salam Perindu Literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Waktu dua jam bagi siswa yang tak "siap" menghadapi ujian, memang terlalu lama. Kita pun yang mengawas sering pula terjebak kebosanan. Maka, sesungguhnya pencegahan utama adalah dalam proses pembelajaran di kelas. Bagaimana kita mempersiapkan siswa agar benar-benar mampu menghadapi ujian hingga ia tidak terjebak dalam kebosanan. Semoga kita para guru bisa melakukan itu dengan baik. Aamiin ya robbal alaamiin. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Deqquuu.

14 Mar
Balas

Benar sekali Kak, ini yang sering terlupakan. Terima kasih tipnta. Teruntai doa untuk kakakku tercinta smoga Allah limpahkan rahmatNya agar kakak diberikan kesehatan dan barakallah fiik

14 Mar

Setuju bun Menanamkan karakter tanggung-jawab dan disiplin pada saat ulangan maupun dlm pembelajaran. Terima kasih inspirasinya. Barakallah, sehat dan sukses selalu.

14 Mar
Balas

Terima kasih sudah berkunjung dan barakallah fiik

14 Mar

Sabar ya Neng....hi..hi....Mantapppp ulasannya.. Salam sehat dan sukses selalu..Barakallah Bunda Pipi...

14 Mar
Balas

Hanya itu yang bisa diucapkan Budhe, hehehe. Terima kasih selalu menyempatkan mampir dan barakallah fiik

14 Mar

Sepakat. Bunda

14 Mar
Balas

Terima kasih sudah berkunjung dan barakallah fiik

14 Mar

Sangat lah banyak waktu yang diberikan selama dua jam untuk ujian, tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh adik - adik siswa. Khususnya siswa yang tidak memiliki kemampuan..ayO adeek blajar lbih giat lagi.. Dan terus smangat buat Bu nurul yang bgitu tabah menghadapi cobaan para muridnya. Allahuakbar

15 Mar
Balas

Karakter anak zaman now maunya serba instan cepat selesai habis itu happy-happy. Mantap Bund. Salam sukses penuh barakah.

14 Mar
Balas

Benar Pak, kira harus super perhatian dan sabar. Terima kasih sudah berkunjung dan barakallah fiik

14 Mar

Sungguh bu Nurul pendidik dan juga pengajar yg amat baik.. Semoga bu Nurul tetap menjadi guru yg selalu di hormati dan di segani.

14 Mar
Balas

Terima kasih apresiasinya dan barakallah fiik

14 Mar

Kesabaran adalah hal yang penting buat para guru, untuk menghadapi tingkah-tingkah nyeleneh siswa jaman now.. Semangat untuk para guru seIndonesia.. We love you

30 Mar
Balas

Sabar dalam Menghadapi siswa zaman now ini bu nurul jangan berputus asa Semangat selalu terus jadi Guru Pendidik yg Memotivasi siswa nya. Barakallah

14 Mar
Balas

Terima kasih supportnya dan barakallah fiik

14 Mar

Kelakuan anak jaman now hadeh... Tidak menggunakan waktu dengan baik...malah asyik main catur... Coba kalau ga ketahuan pengawas adeh...ga lulus tuh siswa.... Semangat tuk bu nurul...#SubhannAllah...

16 Mar
Balas

Bu nurul

14 Mar
Balas

Bu nurul, hentakan yang tidak mmbuat anak patah down semangat, tepa hentakan yg mmbuay anak brfikir bahwa itu hal yg tidak baik, krna sgala ssuatu yg kita hadapi dengan main main, siap siap pula dunia akan mmprmainkaan kita, (ibarat katany mh bgtu) subhanallah pelajaran & bekal bgt untuk para guru indonesia #subhanallah

14 Mar
Balas

Terima kasih apresiasinya dan barakallah fiik

14 Mar

Kesabaran kunci yg utama dlm menghadapi karakteristik seorang siswa.. Allahuakbar

14 Mar
Balas

Benar sekali. Terima kasih sudah berkunjung dan barakallah fiik

14 Mar

teteap semangat dalam mendidik bu nurul,,karena kamulah sebagai pedoman bagi anak^,,dan jangan patah semangat bu terhadap siswa milenial zaman skrng,,janjikan pendidikan yang baik untuk masa depan dia #alhamdulillah..

15 Mar
Balas

Sabar menjadi kunci kesuksesan menjadi seorang guru #subhanallah

14 Mar
Balas

Benar sekali. Terima kasih sudah berkunjung dan barakallah fiik

14 Mar

Memang harus tertanam kesabaran pada seorang guru,begitu banyak hal ujian dari kelakuan anak didik.subhanallah

15 Mar
Balas

Kedisiplinan memang sangat d butuhkan sehingga ketertiban selalu terjaga#subhanallah

19 Mar
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali