Siti Ropiah

Guru MA Al Ishlah Cikarang Utara Kab Bekasi Jawa Barat Alumni Uin Jakarta, nomor hp 087888623714 ...

Selengkapnya
Bijak dalam Bersikap

Bijak dalam Bersikap

Hari jumat ini, giliran Bu Zahra memberi materi di pengajian kaum ibu di kampungnya. Kali ini, ia memakai gamis berwarna pink dengan jilbab senada. Mungkinkah menggambarkan hatinya yang sedang berbahagia. Tidak, justru sebaliknya. Ada rasa sedih menyelinap relung hatinya. Pasalnya, ketika memasuki ruang majlis ta'lim yang berukuran 8X15 m, terlihat jema'ah kaum ibu agak sedikit. Mungkin hanya sekitar 200 orang, yang biasanya sampai penuh sesak, hingga mencapai 250-300 orang.

Jum'at ini Bu Zahra memberi materi terkait tentang tahun baru. Hal ini dilakukan bukan tanpa sebab. Karena ia ingin memberikan materi yang selalu sesuai kondisi kekinian. Pilihan tentang hukum merayakan tahun, dengan tujuan agar masyarakat khususnya kaum ibu memahami secara benar tentang hal itu.

Bu guru pencinta warna merah ini menjelaskan bahwa dalam hal ini terdapat dua pendapat, pertama melarang atau menyatakan haram dengan alasan hal tahun baru merupakan ritual agama non Islam dan termasuk tasyabbuh atau menyerupai kaum agama lain, yang berarti bagian dari mereka. Kedua, membolehkan merayakan tahun baru dengan melakukan hal-hal yang positif.

Perbedaan pendapat sengaja diungkapkan dengan tujuan bahwa masyarakat dalam hal ini kaum ibu pun mampu memiliki sikap bijaksana dalam menyikapi suatu persoalan. Dengan mengetahui perbedaan pendapat dilandasi alasan yang kuat, memberikan pijakan bagi masyarakat tentang persoalan yang terjadi dengan bijak. Selama ini umumnya para ustadz memberikan materi yang hanya mengungkapkan satu pendapat. Hal ini dapat menjadikan pemahaman yang kaku, bahwa pemahaman yang dimilikinya yang benar, hingga ciptakan pemikiran picik.

Setelah sekitar satu jam, Bu Zahra mengakhiri paparannya, dengan meminta jama'ah kaum ibu untuk membacakan surah al Fatihah ditujukan untuk alm ibundanya tercinta, agar limpahan rahmat-Ny selalu tercurah untuk bundanya. Tak lupa pada kesempatan itu pun ia meminta jama'ahnya membacakan surat al Fatihah yang ditujukan untuk seorang kakak tercinta yang berada di Medan Sumatera Utara, agar Allah beri kesembuhan untuk kakak tercintanya.

Akhirnya Bu Zahra menutup pengajian tersebut sekitar pukul 10.30 WIB. Ia pun segera bergegas kembali ke sekolah untuk memantau anak didiknya.

Sejatinya Memberikan Pemahaman terhadap Masyarakat terkait Perbedaan Pendapat Merupakan Suatu yang Penting agar Muncul Sikap Bijak.

Salam Perindu Literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Terima kasih pencetahannya Bunda Zahra, eh Bunda Vivi, benar dan moment yang tepat untuk memberikan pemahaman tentang tahun baru, semoga kita bisa mengisinya dengan hal-hal yang mendekatkan diri kepada-Nya. Sehat n sukses selalu Bund...barakallah

05 Jan
Balas

Terimakasih apresiasinya Bunda Marlupi, semoga yang didapat yang terbaik. Terima kasih selalu menyempatkan membaca tulisan ini dan barakallah

05 Jan

Pemahaman dari beberapa sisi akan memunculkan sikap bijak..Terima kasih atas pencerahannya Bu Zahra...Semoga selalu sehat dan menginspirasi...Barakallah...

05 Jan
Balas

Betul saudariku, pervedaan pendapat itu rahmah dan memunculkan bijak. Terima kasih selalu menyempatkan membaca tulisan ini dan barakallah

05 Jan

Suka kalau ngaji sama Bu Zahra, jadi luas pemahaman kita. Al Fatihah untuk ibunda Bu Zahra dan kakak Bu Zahra... Mksh, Bu. Sehat dan semangat Bu Pipi dan sahabat...

05 Jan
Balas

Alhamdulillah ada yang suka dengan Bu Zahra. Terima kasih selalu menyempatkan mampir dan barakallah

05 Jan

Untaian kata penuh bijak yang nikmat, bacaan cerdas disaat minum kopi pagi. Mantaps Bund.

05 Jan
Balas

Alhamdulillah bila berkenan menemani minum kopi Pak. Terima kasih sudah berkunjung dan barakallah

05 Jan

Mantap bunda...kita tidak bisa memaksakan keyakinan kita apalagi sekedar pemikiran... memang lebih bijak memberikan pilihan dengan konsekuensinya... sehingga saat orang menjatuhkan sebuah pilihan sudah paham betul dengan akibat dan dampak yang akan di peroleh nya... sukses selalu bunda dan barakallah

05 Jan
Balas

Betul Bund, karena setiap orang punya akasan untuk setiap perbuatannya. Terima kasih sudah sempatkan mampir dan barakallah

05 Jan

Terimakasih bu Zahra dan Bunda atas keterangan nya diatas, banyak sekali sanak saudara kita yang mungkin tidak mengetahui hal seperti ini, dan banyak menggagap hal yang sepele, bukan pemahan tahun baru saja, seperti Natal, Imlek dan yang lain nya, disekitar kita saja masih banyak yang blum tau, Sehat terus Bunda, ini akan jadi pembelajaran yang harus di amalkan.A

23 Jan
Balas

Benar sekali bunda, memang perbedaan pendapat di kalangan masyarakat itu harus ada agar mereka tdk memiliki paradigma dan sudut pandang yg melenceng dari agama.. terkadang ada beberapa orang yg mengerti berbeda pendapat di kalangan masyarakat tetapi ia belum tentu menanggapi semua itu dengan bijak..

24 Jan
Balas

trimaksh atas pencerahannya,Alhamdulillah bisa menambah pengetahuanku#subhanallah

03 Feb
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali