Siti Ropiah

Guru MA Al Ishlah Cikarang Utara Kab Bekasi Jawa Barat Alumni Uin Jakarta, nomor hp 087888623714 ...

Selengkapnya
BERALIH KE LAIN HATI

BERALIH KE LAIN HATI

Tak sengaja, ketika aku sedang menulis, aku melihat tayangan televisi. Kebetulan saat itu jagoanku menghampiriku setelah ia pulang dari bekerja, langsung ia hidupkan televisi dengan chanel Trans 7. Saat itu terlihat mbak Nana, panggilan akrab Najwa Shihab sedang memandu acara yang bertema " Barisan Para Mantan". Dalam acara tersebut dihadirkan mantan pendukung Jokowi, yaitu Ferdinand Hutahaean, dan dua orang mantan pendukung Prabowo yaitu Dedi Mulyadi dan Kapitra Ampera.

Para politikus yang awalnya mendukung salah satu paslon dalam Pilpres mendatang, kemudian beralih ke lain hati alias pindah mendukung pasangan lawannya. Tentu mereka melakukan itu dengan sejuta alasan. Ada yang karena kecewa, tidak sesuai harapannya. Ada yang karena ia menemukan hal baru yang sesuai keinginannya dari calon yang lain (pihak lawan)

Apapun alasannya, yang jelas dalam politik segalanya sulit untuk diterka. Pada mulanya kawan, seketika berubah menjadi lawan, demikian sebaliknya. Seringkali kepentingan golongan tidak dapat dimungkiri sangat berpengaruh terhadap keputusan yang diambil. Mungkin terkait kepentingan pribadi, masih dapat dikendalikan, namun bila terkait kepentingan golongan, sepertinya akan berhadapan dengan dilema bagai buah si malakama. Pilihan yang sarat dengan risiko yang mau tak mau harus ditanggung. Kesimpulan Najwa Shihab "Tak ada kawan dan lawan yang abadi dalam politik".

Aku jadi teringat tentang kisah "Tahkim" yang terjadi pada masa khalifah Ali bin Abi Thalib, yang dikenal dengan perang Siffin, yaitu peperangan yang terjadi antara pihak Ali bin Abi Thalib dengan Muawiyah bin Abi Sufyan. Akibat tahkim tersebut muncullah dua golongan dalam Islam yaitu Syiah dan Khawarij. Syiah golongan yang mendukung Ali bin Abi Thalib, sedangkan Khawarij adalah golongan yang menentang Ali bin Abi (karena Ali menerima tahkim, hingga kekuasaan berpindah pada Muawiyah). Jadi Khawarij adalah kubu yang kecewa dengan keputusan pimpinannya yaitu Ali bin Abi, karena Khawarij juga merupakan orangnya Ali bin Abi Thalib, namun memisahkan diri karena rasa kecewa.

Golongan atau aliran yang terjadi setelah Tahkim ini kemudian memunculkan berbagai golongan dalam Islam seperti Qodariyah, Jabariyah, Mu'tazilah, Al Maturidiyah dan Al Asy'ariyah. Semua itu merupakan aliran dalam tauhid atau ilmu kalam. Sedangkan dalam ilmu fiqih muncul aliran besar yaitu Syiah dan Sunny. Dalam Sunny muncul 4 madzhab besar yaitu, Hanafiyah, Malikiyah, Syafi'iyyah dan Hanabilah. Sedangkan dalam Syiah muncul madzhab Ja'fariyah.

SEJATINYA POLITIK DIBINGKAI AKHLAK MENJADI MASHLAHAT

Salam Perindu Literasi.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Terimakasih Bunda Ropi. Ulasan yang menarik, politik tak pernah hitam putih. Akan sealu abu-abu, sehingga mudah disusupi bagi yang ingin pindah ke lain hati. Di dalam politik tak ada yang tabu, semuanya halal sesuai fatsun politik masing-masing. Ada pula barisan sakit hati, yang akhirnya memilih membuat kelompok sendiri. Tahkim Daumatul Jandal, meja perundingan arbitrase yang tak bisa selesaikan masalah, justru melahirkan kelompok baru. Terjadi pada zaman ffitnah besar, masa mengadu domba umat islam pasca pembunuhan Khalifah Usman bin Affan. Doa teriring semoga Indonesia terhindar dari perpecahan...Amin.

06 Dec
Balas

Komentar Mbak Ayu selalu memperkaya ulasan yg ada bahkan mempercantik kalimat yang terangkai. Jazakillah khairal jaza dan barakallah

06 Dec

wow..kalo ini Bunda Vivi dah ahlinya..makasih sharenya Bund..jadi tahu, salam sehat dan sukses..barakallah

06 Dec
Balas

Bisa aja bunda Marlupi, terimakasih sdh mau mampir dan barakallah

06 Dec

wow..kalo ini Bunda Vivi dah ahlinya..makasih sharenya Bund..jadi tahu, salam sehat dan sukses..barakallah

06 Dec
Balas

Aku tak ingin pindah ke lain hati. Biarkan aku tetap berada di hati yang sama. Pesan Abu Bakar Siddiq, kuasai politik dunia dan jaga agama. Jazakillah khoir deq, jadi banyak tahu cerita politik "dunia" dari zaman ke zaman. Salam sehat dan sukses selalu.Barakallah, deq.

06 Dec
Balas

Wowwww kakak tipe setia yah. Terima kasih sdh sempatkan menengok, teruntai doa utk kakakku tercinta smoga Allah limpahkan rahmatNya agar kk diberi kesehatan dan barakallah

06 Dec

Luar biasa bun..kompilasi politik ..memang susah ditebak.....

06 Dec
Balas

Benar bund, terimakasih sdh mau mampir dan barakallah

06 Dec

Sudah ada pada masa Ali bin Abi Thalib... Sejarah khawarij dll jadi tahu... Mksh, bu

06 Dec
Balas

Ya sahabatku, terimakasih sdh mau mampir dan barakallah

06 Dec

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali